Latar Belakang Berdirinya MFI

Latar Belakang MFI

Masyarakat Fotografi Indonesia bisa dibilang memiliki sejarah yang cukup panjang. Berawal dari Perpres No.92/2011 terbentuklah Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif secara resmi. Dalam rencana strategisnya, fotografi masuk ke dalam 15 sektor industri kreatif yang akan dikembangkan. Oleh karenanya, pada 24 April 2013 digelar Persiapan Kongres Fotografi Indonesia melalui Forum Group Disscusion (FGD) dengan bahasan “Penyusunan Rumusan Fasilitasi dan Advokasi Fotografi Indonesia”. Bertempat di Hotel RedTop (Jl. Pecenongan - Jakarta) FGD ini bertujuan untuk memfasilitasi fotografer di wilayah Jakarta, Bandung dan sekitarnya. Satu bulan kemudian tepatnya pada 1 Mei 2013 bertempat di Hotel Tunjungan (Jl. Basuki Rachmat - Surabaya), FGD kedua digelar.

Dalam forum diskusi kedua, fasilitas fotografer di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Pekan Baru, Aceh, Manado, Makassar, dan Papua menjadi agenda utama.Selanjutnya, bertempat di Gedung Graha Bakti Antara pada 19 Juni 2014 dibentuklah Tim Formatur. Yakni sebuah tim atau panitia yang dapat berkomitmen untuk pelaksanaan Kongres Fotografi Indonesia 2014. Sebanyak 15 Tim Formatur, dibentuk dengan persyaratan telah mewakili seluruh pemangku kepentingan dunia fotografi Indonesia yaitu edukasi, bisnis, pelaku industri, dan pemerintah.


Kongres Fotografi Indonesia

11-12 Oktober 2014

Adapun Kongres Fotografi Indonesia pertama digelar pada 11-12 Oktober 2014. Kongres diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marie E. Pangestu. Acara yang dilaksanakan berturut-turut di Sasana Balairung Soesilo Soedarman dan Hotel Amaris ini dihadiri 80 peserta. Masyarakat Fotografi Indonesia (MFI) lahir sebagai hasil mufakat kongres. Tepatnya 12 Oktober 2014, MFI berdiri disertai pembentukan Dewan Kehormatan, Dewan Pengawas, dan Dewan Pengurus. Dalam formatnya, Dewan Kehormatan dan Dewan Pengawas terdiri dari dari sejumlah tokoh di Industri Kreatif dan Fotografi Indonesia.

Masyarakat Fotografi Indonesia juga memiliki Badan Pengurus dan Mitra yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia. Langkah itu menegaskan komitmen MFI sebagai wadah yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam dunia fotografi; praktisi, akademisi, bisnis, dan pemerintah. Tahun berikutnya, MFI secara resmi berbadan hukum sebagai organisasi nirlaba dengan Nomor AHU-0001691.AH.01.07 Tahun 2015.